Assalamu alaikum wr wb,
Penyimpanan hafalan dilakukan otomatis di dalam otak kita. Otak kita akan menyimpan informasi apapun yang dimasukkan ke dalamnya. Selain itu otak mempunyai kemampuan menyimpan yang sangat besar, menurut penelitian kapasitasnya sangat-sangat besar,mencapai 10 pangkat 800 informasi.
Selain itu rata-rata pemakain otak kita hanya 10%-15% saja. Jadi masih banyak tempat di otak kita untuk menghafal Al Qur’an yang hanya mempunyai 6666 ayat saja.
Kalau menyimpan informasi bukan masalah, justru yang menjadi masalah adalah bagaimana memanggil informasi tersebut, atau yang biasa disebut dengan proses MENGINGAT. Untuk dapat mengingat kembali dengan baik ada beberap hal yang perlu kita lakukan :
-. Seringlah mengulang-ulang surat yang sudah dihafal (muraja’ah). Lakukanlah muraja’ah di dalam dan diluar shalat.
– Setiap muraja’ah tambahkan informasi yang berkaitan dengan ayat/surat yang dihafal, misalkan artinya, nomor suratnya, bunyi lafadznya yang terdengar asing/aneh dll
-. Bila hafalan sudah mulai banyak, buatlah jadwal muraja’ah sesuai dengan kemampuan anda. Misalnya: Minggu ini muraja’ah juz 29, berarti setiap hari kita mengulang 2 surat. Mampukah ? Bila tidak mampu maka rendahkan target 1 juz untuk
2 minggu. Bila terasa mudah, tinggikan targer 1 juz khatam 2 hari. Setiap juz mempunyai kesulitan yang berbeda, baiasanya juz yang sudah lama kita hafal, juz 30 misalnya, 1 jam saja kita bisa melakukannya. Tetapi untuk juz yang baru dihafal, kita memerlukan beberap hari untuk memurajaahnya.
– Disiplinkan kita untuk mematuhi jadwal tersebut
– Adakan waktu-waktu khusus dalam sehari untuk memuraja’ah hafalan kita. Misalnya : badha shubuh, badha dzuhur dan badha Isya. Jadwal ini disesuaikan dengan kegiatan kita sehari-hari
Contoh Gambaran Dalam Menghafal Ayat Al-Quran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar