Betapa Pentingnya Muraja’ah…

Murajaah Betapa Pentingnya Muraja’ah… forget…? Sebagai pelajar, mahasiswa dan (terlebih) penuntut ilmu syar’i yang telah banyak...

Rabu, 01 Maret 2017

Bab Tahsin Dalam Makhorijul Huruf

Assalamu'alaikum wr. wb.
Pada BAB pertama ini kita akan memulai pembahasan Tajwid kita dari Makhorijul Huruf. 

MAKHROJ secara bahasa adalah tempat keluarnya sesuatu. Sedangkan menurut istilah adalah tempat keluarnya huruf dan perbedaan satu dengan yang lainnya. 


Dan telah terjadi khilaf [perselisihan] diantara para ulama tentang jumlah makhorijul huruf.

  1. 29 makhroj, karena semua huruf mempunyai tempat keluar yang khusus . Mereka berdalil bahwasannya kalau masing-masing huruf itu tidak ada makhroj khusus, maka tidak bisa dibedakan antara satu dengan yang lainnya.
  2. 17 makhroj, ini adalah pendapatnya madzhab jumhur diantaranya Imam Ibnul Jazary, Kholil bin Ahmad Al Farohidiy.
  3. 16 makhroj, dengan membuang makhoj rongga mulut [Al Jauf] mereka menjadikan “alif” sama keluarnya dengan “hamzah”, “ya” di tengah lisan dan “wawu” di kedua bibir. Dan ini adalah pendapatnya Sibawaih dan Asy Syathibi.
  4. 14 makhroj, dengan membuang makhroj Al jauf[ rongga mulut] dan menjadikan huruf “lam”, “ro’” dan “nun” satu makhoj dan ini adalah pendapatnya Ibnu Kaisan, Qurthub, Al Jarmy, Ibnu Ziyad dan Al Faro’.
Karena pendapat ada pendapat jumhur ulama, maka kita gunakan pendapat tersebut. dalam 17 Makhroj ini, ulama telah membagi nya menjadi beberapa bagian: 

1). AL JAUF [rongga mulut, yakni celah panjang yang berada di belakang tenggorokan sampai ke mulut. Keluar darinya huruf-huruf mad yaitu ا و ي
 
Terkumpul dalam kalimat : نوحيها - أونينا - أتجا د لونني
 
2). AL HALQ [tenggorokan] , yang terbagi menjadi 3 bagian:
  1. Tenggorokan bagian bawah, keluar darinya huruf ء dan ه
  2. Tenggorokan bagian tengah, keluar darinya huruf ح dan ع
  3. Tenggorokan bagian atas, keluar darinya huruf غ dan خ
3). AL LISAAN [lisan], dibagi menjadi 10 bagian :
  1. Pangkal lisan dengan langit-langit atas, keluar darinya huruf ق
  2. Bawah pangkal lisan dengan langit-langit atas, keluar darinya huruf ك
  3. Tengah lisan dengan langit-langit atas, keluar darinya huruf ش, ي dan ج
  4. Salah satu tepi lisan sampai pada ujungnya berpapasan dengan langit-langit atas, keluar darinya huruf ل
  5. Tepi lisan bertemu dengan gigi geraham dan langit langit atas, keluar darinya huruf ض
  6. Ujung lisan di bawah makhroj ل bertemu dengan bagian atas dari langit-langit atas, keluar darinya huruf ن
  7. Punggung lisan denga gusi atas, keluar darinya huruf ر
  8. Ujung lisan dengan antara ujung dua gigi atas dan bawah [ dengan tetap ada lubang [celah] diantara keduanya yaitu antara ujung lisan dan 2 gigi atas dan bawah], keluar darinya huruf ص, س dan ز
  9. Ujung lisan bertemu dengan pangkal dua gigi atas, keluar darinya huruf ط ,د danت
  10. Ujung lisan bertemu dengan ujung dua gigi atas, keluar darinya huruf ث, ذ danظِ
4). ASY SYAFATAAN [kedua bibir], yang terbagi menjadi 4 bagian :
  1. Perut bibir bawah bertemu dengan ujung dua gigi atas, keluar darinya huruf ف
  2. Bertemunya antara bibir atas dan bawah dengan sedikit menekan, keluar darinya huruf ب
  3. Bertemunya antara bibir atas dan bawah dengan menekan sedikit lebih ringan, keluar darinya huruf م
  4. Bertemunya antara bibir atas dan bawah namun ada sedikit rongga, keluar darinya huruf و
5). AL KHOYSYUUM [Batang hidung], keluar darinya sifat ghunnah [ dengung], yaitu mim [م] dan nun [ ن ] yang bertasydiid, urutannya ada 5 yaitu:
  1. Syiddah
  2. Naaqis
  3. bighunnah
  4. Ikhfa’
  5. Sukun Berharokat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar