Memperoleh pahala mungkin sudah menjadi keinginan setiap orang, sepengetahuan kita pahala itu pasti didapat bila kita menunaikan amalan baik.Banyak orang yang merasa rendah,dan miskin sehingga tak lagi bisa menunaikan amalan baik seperti shadaqah,dan zakat.Tapi andai kita tahu bahwa pahala itu dapat kita raih dengan amalan yang mudah,sepertihalnya senyum.Senyum itu mudah dan indah,namun sedikit yang dapat melaksanakannya.
Ada 3 amalan yang kecil,besar pahalanya tidak kalah tinggi dengan shadaqah dan zakat,namun sedikit orang yang mampu melakukannya.3 amalan ini sering kita temui,tapi diri kita tak mau menghiraukan amalan-amalan ini.Sering banyak kali orang yang mau mencoba,namun selalu gagal dan hasilnya pun hanya sesal.Banyak bahkan orang yang menemui kesempatan untuk mengamalkannya,namun mereka hanya membiarkan kesempatan itu lewat begitu saja dan selalu mengikuti hawa nafsunya.Semua amalan berikut ini bersangkutan dengan nafsu yang merupakan fitrah manusia,sehingga manusia lupa dan tidak merasakan apa-apa.Mungkin saja diri anda termasuk bagian dari mereka yang hanya meluapkan nafsu dan melupakan amalan itu.Apakah amalan itu? ini dia jawabannya!
Memaafkan ketika dalam keadaan sangat marah

Teladan ini diambil dari sahabat Rasululullah SAW,yang mana ia tersiram air panas oleh budaknya.Namun saat budak itu meminta maaf padanya dengan bersujud padanya,beliau menjawab:"Bangunlah, sesungguhnya engkau telah aku maafkan sebelum dirimu meminta maaf itu" lalu,bagaimanakah dengan kita? yang hanya tersandung kemudian marah,yang hanya tersenggol sedikit kemudian emosi.Cobalah instropeksi diri anda.
Memberi ketika tak punya

Coba lihat kisah berikut.Ada teman anda yang sedang ingin membayar kontrakan malam ini, namun teman anda memiliki kekurangan uang Rp.300.000,00 rupiah dan ia kemudian meminta tolong pada anda untuk meminjamkan uang anda padanya.Tapi anda sendiri hanya memiliki uang Rp.300.000,00 rupiah,yang ingin anda pergunakan untuk membeli beras dan kebutuhan sehari-hari.Lalu, apakah anda memberikan uang itu?
Kemungkinan besar anda tahu jawaban anda adalah tidak,dan ingatlah itu kesalahan anda.
Berkata jujur disaat takut dan di saat berharap sesuatu
Kebanyakan orang selalu berbohong disaat mereka taku,khususnya pada atasan.Dang banyak pula orang yang rela berbohong hanya untuk mendapat harapan yang diinginkan.Tapi ingatlah,sesungguhnya ketika itu anda menghapus kesempatan untuk naik derajat di mata sang Kholik.Ingatlah baik-baik kawan bahwa dunia hanyalah titipan,namun akhirat kelak adalah tujuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar