Betapa Pentingnya Muraja’ah…

Murajaah Betapa Pentingnya Muraja’ah… forget…? Sebagai pelajar, mahasiswa dan (terlebih) penuntut ilmu syar’i yang telah banyak...

Rabu, 01 Maret 2017

Bersyukur dan Ikhtiar

Dengan Rahmat Allah SWT yang selalu tercurahkan kepada kehidupan kita semua,bsaya ingin berbagi sebongkah ilmu, nada, ataupun percikan motivasi yang saya ambil dari berbagai kehidupan saya dan semua rekan-rekan saya, saya membuka blog ini bertujuan untuk menuangkan semua fikiran dan argumen yang terjaring berbagai hal tentang masalah dan problematika kehidupan kita.

Semoga blog ini menjadi sebuah hal yang berguna untuk memotivasi diri kita untuk tetap maju mengarungi kehidupan, bagaikan air sungai yang setia mengalir di sungai, walaupun harus melawan sampah-sampah yang menghalanginya.

Serta apabila terdapat kekurangan di dalam blog ini, saya selalu terbuka untuk menerima setiap saran dari saudara-saudara sekalian. Karena sebuah komentar dan masukan adalah tuangan motivasi buat saya untuk selalu mencoba tuk berkarya.

Hutang Mimpi

Semua orang tau bahwa semua orang pasti punya mimpi, tak hanya orang besar namun juga orang kecil. Adapun orang yang memulai dari angka nol, dan sebagian orang lain memulai dari angka yang besar. Namun meskipun begitu tak ada halangan bagi orang yang memulai dari nol untuk melesat lebih jauh di medan kesuksesan.

Teruslah berlari ke depan, pasang sudut target, dan mulailah pencarian jati diri hingga meraaih mimpi. Karena sesungguhnya mimpi itu adalah suatu hutang kehidupan yang harus dilunasi.


Dan ingatlah bahwa semua mimpi itu harus melalui proses dan tahapan, seperti: 

  
1. Niat tulus
2. Rancangan ke depan
3. Pengorbanan
4. dan kesungguhan


Apalagi di dalam kehidupan kita selalu dilalui oleh berbagai bentuk problematika kehidupan, sehingga kita harus tetap bertahan dan melakukan perjalanan untuk meraih semua mimpi itu. Karena barang siapa yang lamban ia akan tertingga, dan barang siapa yang berhenti habislah ia. Tapi barang siapa yang cepat maka ia akan dapat, ini bukan karangan belaka namun fakta dan realita di alam dunia. Maka dari itu mari kita bangkitkan tekad, bulatkan niat, dan petiklah buah manis untuk suatu saat.

"Pasang telinga, buka mata, pasang hati, renungkan, dan melajulah tuk raih semua mimpi" 

Start your SUCCES

"Bernafas hanyalah untuk menyambung seutas benang yang dipinjamkan oleh Pemilik,yang suatu saat harus kembali padaNya"

Tebal tipisnya hanyalah bisa dibedakan oleh pemegangnya,rajutan halus yang tertera pada molekulnya akan menjadikannya rapih,kuat, dan tebal.Seharusnya malu bila rajutan tidak rapih,seharusnya menyesal bila rajutan tidak maksimal.Karena tangan terluka pun belum menjamin keelokan rajutan benang.



Orang gila pun sama halnya kita,hanya perajut benang peminjaman sang Pemilik,namun hanya rajutan mereka kurang elok.

Tenunlah benang ini dengan penuh rasa cinta,sehingga hasilnya pun elok nan mahal,karena suatu saat Pemilik akan kembali dan membawanya kembali.



Kehidupan hanyalah titipan semata,karena sandiwara inlah yang akan membawa kita ke abadian hidup,sudah layaknya kita sebagai penerima titipan,yang harus merawatnya setegar batu karang dan seindah elokan langit biru,karena ini adalah anugerah...


"Diamlah dan mulailah berfikir akan kita esok hari"

ITIRAF BIDZUNUB

"Derajat,tingkatan,posisi,dan orientasi itu nafsu realita pada diri manusia yang terbentuk permanen diantara jepitan hati dan kalbu individual"

"Indahnya anugerah hembusan nafas membuat tulang belulang yang terbalut kulit ini lupa pada Pemiliknya,selalu mengutamakan ide wawasan yang begitu luas tuk menggapai kebahagiaan belaka,namun amnesia terhadap nasib yang akan abadi kelak,lupa akan bagaimana seharusnya hidup di dalam wadah sandiwara"



"Indahnya warna sang pelangi di Bumi mampu melupakan anak Adam terhadap nasib yang sedang dialaminya"


Indahkah jika senang,sedang menanggung beban nantinya?


Indahkah jika merasa tinggi,namun ada kesedihan dibaliknya?

Indahkah jika sembuh sehat,tapi lumpuh pikiran dan jiwa yang dimilikinya?

Mungkin anda merasa senang,namun jangan melupakan sekitar anda yang menangis karena anda.

Mungkin anda merasa bangga karena prestasi anda,tapi jangan heran akan ada yang terluka hanya karena nafsu belaka anda.

Maka kendalikanlah pemicu keinginan anda disaat anda sedang meluapkan itu terhadap apa yang ada,karena sekitar anda tidak akan selamanya kekal nan bahagia karena ulah dan karya anda!


"Dan jika kebahagiaan sementara itu ada dalamgenggaman anda saat ini,maka janganlah lupa,bahwasanya itu adalah TITIPAN-NYA"

LOVE

"Cinta itu mungkin tiada hentinya seraya angin dan udara yang selalu ada dalam hembus nafas manusia,namun apadaya jika itu malah menjadikan kita lalai,pupus,ingkar,dan hina,karena cinta itu buta nan nyata wujudnya"

"Ia juga seperti halnya magnet yang didefinisikan dalam 2 kutub, yaitu timur dan barat"
  
Ia tak akan ada bila kedua belah pihak datang dai kutub yang sama, namun Ia akan menjadi abadi melekat bila kedua belah pihak datang dari kutub yang berbeda.

Dua kutub tersebut adalah sifat dan privasi masing2 individu dari kedua belah pihak,apabila sama sama egois misalkan,mereka tak akan hidup rukun nan damai seperti magnet yang saling berjauhan dikarenakan datang dari kutub yang sama.Namun jika mereka dari pihak berbeda,si perempuan sabar dan si laki-laki egois,maka semuanya akan saling melengkapi,saling menjunjung,dan saling mendinginkan bila terdapat masalah dalam hidupnya.


Inilah fakta kehidupan dengan cinta,yang datang sebagai pelengkap, penyabar,pendingin,dan penenang kehidupan.Bukan lagi sebagai hiasan sandiwara kedewasaan,dan panggung akting kedua belah pihak.


"Cintailah seseorang karena merasa surga itu lebih dekat bila hidup dengannya,dan janganlah mencintai seseorang bila hanya sekedar suka dan perasaan nafsu cinta belaka"

LIFE IS STRUGLE

Bangkit dan sisihkanlah lengan bajumu yang sudah tak asing lagi kusamnya.Dengan segala ijtihad engkau akan mengerti tentang ramahnya dunia.Tak sedikit  manusia yang selalu merasa nyata namun hanya dalam sandiwara,sama halnya dunia maya yang akan selalu kekal dalam media.


Jangan merasa bangga! bila engkau hanya salah satu,bukan satu-satunya.Jangan merasa! bila engkau hanya bagian,bukan intinya.
Ingatlah! Usaha itu bukan jaminan merasakan surga dunia.Tapi ingatlah pula! Kepuasan akan datang bersama usaha.



Bahagia dengan hasil oranglain itu tega.Makan dengan padi yang tidak ditumbuhkannya itu sengsara.
Tidak percaya akan kuasa-Nya itu bahaya.Usaha tanpa ridho-Nya itu percuma.  


"Maka dari itu,berusahalah sementara ada waktu yang sudah dihidangkan oleh Nya" 


"Karena karunia-Nya hanya akan menjadi mimpi biasa jika kau tak mencapainya"


"Karena hidup itu perjuangan,tak semudah kata motivasi ataupun kata mutiara"


MAKNA BINTANG

Ku lihat terangnya sinarmu sirnakan pandangan dari kegelapan
Kau ajariku terbang dan bangkitkanku dari permasalahan
Kau tuntun lidah ini dengan kalam dan tulisan
Hingga ku mampu terangi jalan kehidupan


Kufikir,terima kasihku takkan mampu menandingi besarnya pahalamu.Mungkin,tinta hitamku pun tak mampu tuk lukiskan manisnya motivasimu.
Parfum yang ku berikan,tak sewangi kebaikanmu
Jernihnya minumanku,tak sejernih keikhlasanmu
Terangnya lampu pun,tak seterang kasih sayangmu

Saat ku jatuh,kau hadapkan aku dengan motivasi yang tak sedikit

Saat ku bahagia,tak lupa kau sematkan kata "semangat"
Maaf,maaf,maafkan aku
Karena tak mampu gambarkanmu seindah kepedulianmu
Namun rasamu kan abadi dalam hidup dan matiku

MAKNA KEKURANGAN

Kekurangan itu merupakan letak kesempurnaan,karena tak ada satupun yang lebih dari ciptaan.Kadang kita menginginkan hal yang berlebihan,namun niscaya Nya tak mengizinkan,apa daya jika keinginan itu diinginkan,namun sayang kehidupan itu bukan karangan.Ingatlah do'a yang seharusnya dipanjatkan,agar tercapai limpahan keinginan.

Cobalah kau tadahkan telapak tangan tuk memujinya dan bersujud seakan dekat dengan kematian,ingatlah semua kesalahan kehidupan, maka akan muncul di hati sebuah tangisan.Janganlah kau korbankan kehidupan hanya demi dosa dan kebodohan,jangan berfikir bahwa kehidupan adalah karangan yang bisa dirancang dan disesuaikan, karena kisah kehidupan sudah terbentang oleh Tuhan yang maha penyayang.

      Ø§Ù†ّ حسن علقتك با لله من أكبر عوامل النجاح

BANGSA

Dinamika bangsa yang terawali proklamasi
Tak lagi menjadi kemerdekaan yang abadi
Persatuan rakyat yang dulu dijunjung tinggi
Telah berubah menjadi perselisihan yang keji






Kasihan sekali melihat mereka yang memakan benih yang tdak ditanamnya,sawah luas pun tak menjadi jaminan,hama masyarakat terus membumbung tinggi jumlahnya,dan harta pun semakin sempit,hati semakin rumit,bahkan kedamaian pun menjadi sulit.Adakah pemimpin yang sadar akan penyakit bangsa ini? Indonesia merupakan bangsa yang berkembang,namun berkembangnya tiada tujuan,masa depan masih buram, bahkan petang.

Manisnya perjuangan pahlawan tlah tergantikan dengan gaya hidup mengenaskan,pendidikan pun bukan sebagai jaminan,spanduk-spanduk partai dibeberkan,menggelar janji yang mungkin tiada arti, ini kah bangsa demokrasi? ini kah bangsa yang dulunya dipuji?

                           

Warning To HEART

Kesunyian hati kan slalu menimbulkan hati yang rancu,namun keramaian hati dengan ribuan hempasan masalahpun lebih menimbulkan kehancuran yang nyata.
Biarlah mulut slalu berkata manis,namun hati tak selamanya berpihak padanya.

"Maka tenangkanlah hati,jiwa,diri kita dengan memenuhi panggilan-Nya,karena hanya Dia lah maha pencipta segala rasa,cita dan cinta"

Curahan hati disaat kita letih bukanlah facebook yang slalu terpampang di depan layar kita, bukanlah orang yang hanya semu di dunia maya,namun seharusnya kita berserah pada yang maha pendengar keluhan,yang maha pencerah suasana hati.

Jiwa lelah terkikis oleh tajamnya hati,usaha upayapun telah habis guna wujudkan puncak kedamaian satu dengan lainnya. Memang hati tak akan bisa bohong,karena di dalamnya terdapat kemurnian jiwa,raga,dan perasaan.Apabila perdamaian harus tercapai dengan pertumpahan darah hati,maka hati ini akan selalu berkorban demi perdamaian.




"HATI-HATI DENGAN HATI"

Hidup Adalah Pilihan

Kita memang manusia biasa berlencana makhluk Tuhan yang dikaruniai rasa,nafsu,jiwa,dan hati.Rasa bahagia,kecewa,marah,dan cinta sudah tertulis dan tertancap pada bagian hidup kita.Dan bunga dari itu semua tumbuh dengan  siraman pupuk aura yang ada.Bahagia karena puas,kecewa karena luka,marah karena salah,dan mungkin cinta itu karena hati berkata tentang rasa.Namun tak cukup hanya hadirnya aura,tapi juga terbitnya keadaan yang mendukung.Karena keadaan dan aura merupakan bumbu kehidupan yang selalu ada dan nyata.


Cahaya jiwa, cerita hati,serpihan rasa,dan ulasan hidup adalah milik,dan pilihan kita seutuhnya.Tawa,marah,sesal,bahagia,kecewa adalah dari hati kita,karena hati kita untuk semua rasa.
Lalu bagaimana dengan anda?
Pilihlah aura dan keadaan dimana anda merasakan hadirnya ketentraman!

Karena aura dan keadaan anda adalah diri anda yang nyata wujudnya yang akan menentukan hadirnya lega ataupun sesal,karena "Hidup adalah pilihan"

Memaknai BAHASA?

Bahasa adalah seni hidup yang terdapat nilai tersembunyi dan misteri,melalui bahasa kita mampu menilai seseorang sedang marahkah, keselkah,bahagiakah,atau cuekkah. Bahasa nonverbal lebih kontras dalam kehidupan manusiawi yang slalu butuh singgungan hati.


Cemberut berarti kesel,sebel,marah,cuek;Senyum tebarkah ramah berarti indah,senang, loyal,dan ridho;maka dari itu,yang manakah yang anda pilih? cuekkah? senyum pesonakah? atauuu cemberut gelisah yang slalu membawa anda dalam derita?



Taukah anda?

Islam Itu Agama Kasih Sayang

Di kehidupan ini seakan kita mempunyai 2 tinta yang mana ladang hati kita sebagai kertasnya.Tinta pertama adalah amal kebajikan,serta yang kedua adalah tinta keburukan.Persoalannya adalah kita sebagai pemilih semua itu,bukan yang berhak menentukan hasil apakah yang kita peroleh saat kini maupun nanti.

Islam terbit dalam percampuran kerusakan dan kejahilan sebagai sinar yang menunjukan jalan yang lurus,yang seharusnya dianut oleh semua pihak manusia,ntah itu kaya,miskin,raja,budak,karyawan,pengusaha, laki-laki maupun perempuan.

Manusia itu hanya berusahalah jalan hidupnya, bukan sebagai penentu di akhir perjalanan hidupnya.

"Otak ini boleh berfikir,tapi kan tak tetap boleh kikir"
"Hati ini boleh terbakar,namun haram tuk ingkar"

Kerja,Ilmu,Ikhlas

Hidup di dunia ini tak selama yang kita mau,karena mau tak mau akan sampai nantinya sampai pada tujuan,ribuan manusia punya pilihan dan amalan,namun jutaan amalan belum tentu ada imbalan.

Semua manusia di dunia ini akan hancur dan bimbang akan hidup, keculai para manusia yang selalu beKERJA untuk bertahan hidup.Namun tanpa adanya bumbu keahlian ILMU dalam bidang tersebut tak akan tumbuh manisnya hasil pekerjaan

                                                         
Bila kerja itu pintunya dan sukses itu ruangannya,maka dalam memperoleh itu semua membutuhkan ILMU sebagai kuncinya

Manusia atau profesor yang kaya akan ilmu sekalipun mustahil akan sukses tanpa adanya keIKHLASan di dalam setiap amalannya dan ilmunya

                   

3 Nasehat yang Memiliki Banyak MAKNA



Memperoleh pahala mungkin sudah menjadi keinginan setiap orang, sepengetahuan kita pahala itu pasti didapat bila kita menunaikan amalan baik.Banyak orang yang merasa rendah,dan miskin sehingga tak lagi bisa menunaikan amalan baik seperti shadaqah,dan zakat.Tapi andai kita tahu bahwa pahala itu dapat kita raih dengan amalan yang mudah,sepertihalnya senyum.Senyum itu mudah dan indah,namun sedikit yang dapat melaksanakannya.

Ada 3 amalan yang kecil,besar pahalanya tidak kalah tinggi dengan shadaqah dan zakat,namun sedikit orang yang mampu melakukannya.3 amalan ini sering kita temui,tapi diri kita tak mau menghiraukan amalan-amalan ini.Sering banyak kali orang yang mau mencoba,namun selalu gagal dan hasilnya pun hanya sesal.Banyak bahkan orang yang menemui kesempatan untuk mengamalkannya,namun mereka hanya membiarkan kesempatan itu lewat begitu saja dan selalu mengikuti hawa nafsunya.Semua amalan berikut ini bersangkutan dengan nafsu yang merupakan fitrah manusia,sehingga manusia lupa dan tidak merasakan apa-apa.Mungkin saja diri anda termasuk bagian dari mereka yang hanya meluapkan nafsu dan melupakan amalan itu.Apakah amalan itu? ini dia jawabannya!

Memaafkan ketika dalam keadaan sangat marah

 
Teladan ini diambil dari sahabat Rasululullah SAW,yang mana ia tersiram air panas oleh budaknya.Namun saat budak itu meminta maaf padanya dengan bersujud padanya,beliau menjawab:"Bangunlah, sesungguhnya engkau telah aku maafkan sebelum dirimu meminta maaf itu" lalu,bagaimanakah dengan kita? yang hanya tersandung kemudian marah,yang hanya tersenggol  sedikit kemudian emosi.Cobalah instropeksi diri anda.

Memberi ketika tak punya


Coba lihat kisah berikut.Ada teman anda yang sedang ingin membayar kontrakan malam ini, namun teman anda memiliki kekurangan uang Rp.300.000,00 rupiah dan ia kemudian meminta tolong pada anda untuk meminjamkan uang anda padanya.Tapi anda sendiri hanya memiliki uang Rp.300.000,00 rupiah,yang ingin anda pergunakan untuk membeli beras dan kebutuhan sehari-hari.Lalu, apakah anda memberikan uang itu?
Kemungkinan besar anda tahu jawaban anda adalah tidak,dan ingatlah itu kesalahan anda.

Berkata jujur disaat takut dan di saat berharap sesuatu

Kebanyakan orang selalu berbohong disaat mereka taku,khususnya pada atasan.Dang banyak pula orang yang rela berbohong hanya untuk mendapat harapan yang diinginkan.Tapi ingatlah,sesungguhnya ketika itu anda menghapus kesempatan untuk naik derajat di mata sang Kholik.Ingatlah baik-baik kawan bahwa dunia hanyalah titipan,namun akhirat kelak adalah tujuan.

Show Loves Wisdom for Every Life

Bila kita mendengar dengungan kata "kebajikan" maka kita akan terfikirkan dapa beribu hal-hal yang kadang tak mudah tuk dijalankan,hal ini selalu bergantung pada kata "Sukar,sulit,bosen"

padahal kita menyadinya bila kebajikan adalah kebaikan yang berbuah cahaya kebahagiaan.

Tapi mungkin perlu sedikit kita renungkan,bahwa kita punya satu kunci tuk menumbuhkan rasa gemar berbagi kebajikan,apakah hal itu?
itu adalah kata "kebutuhan"
Kebutuhan merupakan motivasi sekaligus nyawa bagi niat,cinta,dan kebiasaan.



Segala sesuatu akan ditembus manusia bila sudah mencapai titik kebutuhan,bukan hanya keinginan.


1. Pemuda lemah akan menjadi kuat bila sudah dihadapkan musuh yang banyak

2. Ibu-ibu akan menjadi hardworker bila sudah tersentuh kebutuhan anak

3. Seorang ayah akan menjadi semangat bekerja keras bila teringat manis pahit kehidupan keluarga

4. Pejuang akan menembus lorong waktu dan keadaan,siang malam,hujan badai kan ditera bila musuh tlah menghadang

Semua hal itu sama sifat dan statusnya dengan kebajikan,coba saja kita sudah merasa butuh,kita akan rela bangun malam demi meraih waktu tahajud,kita kan rela meninggalkan waktu kerja kita tuk sholat dhuha,kita kan rela harta tuk shodaqoh demi masuk syurga,semuanyaa akan kita lakukan bila didasari kata "KEBUTUHAN"

Dari rasa kebutuhan akan timbul rasa cinta pada kebajikan dan kepedulian,maka dari itu tuk saling menjalin cinta dalam hidup kita,ayo kita bangkitkan kembali rumus "KEBUTUHAN" dalam kehidupan kita

"our needs show love's wisdom for every life"
do you believe it?

Wajah Cantikmu yang membuat Perih Dihidupku

Cantik wajah bidadari tak lagi dapat dimiliki oleh manusia pengemban perilaku yang keji.Bolehlah kasat mata manusia tuk mudah dianggap sasaran polos perilaku keji,namun hati takkan mudah tuk tertipu dan ternodai oleh para pengumbar janji.Terkadang fitrah makhluk hanya puas dengan penampilan semata,namun sedikit yang menyadari akan kebencian yang akan diraih.

Jiwa,raga,dan hati manusia sesungguhnya saling memiliki rasa baik,dan benci,rasa sederhana dan durhaka,serta rasa sehat dan terluka.Semua hal ini mungkin pernah bahkan sering kita rasakan selama masa hidup kita saat ini.Luka yang terlukis mudah tuk membentuk orientasi pembenci,dan kebahagiaan yang tersirat akan mudah tuk menumbuhkan perdamaian.


Wahai para pemelihara kebencian,apakah bermanfaat hidupmu jika hanya membenci dan berkelahi tuk membalas apa yang telah terjadi?

Apakah akan selamanya hatimu yang tersakiti kan selalu melahirkan janji-janji yang tidak lagi menjadi suci?

Cobalah fahami dirimu sendiri,renungilah kelakuan yang telah terbukti,dan resapilah kejadian yang telah terjadi!

Memang hidup adalah hanya sebutir kisah cerita dan permainan,tapi kebencian dan kepalsuan yang kau alami tlah menjadi kenyataan.Hilangnya kecantikan,kemolekan,dan keindahan manusia adalah karena dusta,karena dusta tak akan sama.Kemana harga diri yang kau punyai? kemana martabat dirimu yang kau cari? kau hancurkan semua yang kau punya hanya dalam semenit saja.


"Bolehlah kita membohongi orang lain dengan berjuta dusta,namun ingat bahwa itu hanya akan menumbuhkan luka di dada anda"

Air Mataku untukmu

Raka, anak orang biasa yang selalu kenal dengan kata semangat dalam dadanya. Ibunya telah tiada sejak umurnya masih muda, dan ayahnya bekerja sebagai karyawan di sebuah hotel. Namun tak lama kemudian beliau meninggalkan Raka sebatangkara karena penyait jantung yang memaksanya tuk berpisah dengan anaknya. Sejak itu, kehidupan Raka yang biasanya bahagia, menjadi derita dan ketenangan pun telah sirna dalam hidupnya, ia pun tumbuh sendiri layaknya pemuda yang lainnya yang selalu berangan-angan ingin tuk mengejar mimpi.



Saat ia mulai sebatangkara, ia tak lagi tinggal di rumahnya. Raka diasuh oleh orang tua sahabat ketika kecilnya, Arya namanya. Ia diterima di keluarga Arya layaknya anak dan saudara kandung sendiri. Mereka selalu bersama dalam suka dan duka, juga dalam perih dan gembira. Kinipun mereka berdua telah menjadi mahasiswa sekarang, di bangku Fakultas Ekonomi Universitas Rabithah Indonesia. Hidup mereka sungguh berbeda walaupun sama, Raka tetap harus bekerja sebagai tukang selep beras agar ia dapat membiayai kuliah dan keperluan sehari-hariannya, karena ia masih merasa tak layak menerima kebaikan Pak Mustar, orang tua Arya. Arya selalu ada untuknya, selalu menghiburnya disaat duka, dan selalu membantunya disaat susah, hingga mereka mampu meraih gelar mahasiswa terbaik di kelasnya. Setiap tugas demi tugas mereka kerjakan bersama, maan bersama bahkan dimarahi pun bersama.

Arya lahir dari garis keturunan mujur, selalu tercukupi kebutuhannya, selalu mendapatkan apa yang dimintanya, dan selalu menjadi juara, namun Raka hanya orang biasa yang sebatangkara. Berkat Arya hidup Raka tak seberat dulu, Arya kan selalu menemaninya, selalu memperhatikannya, dan Arya selalu ada untuknya. Suatu saat Pak Mustar kembali menelfon, hanya ingin menawarkan pada Arya dan Raka kepada smartphone yang terbaru. Tujuan Pak Mustar adalah supaya mereka berdua mudah belajar dan tak lagi ketinggalan zaman. Tapi Raka menolak tawaran baik Pak Mustar, karena ia merasa sudah terlalu banyak merepotkan beliau. Karena itulah akhirnya hanya Arya yang diberi smartphone tersebut guna belajar dan sebatas hiburan.

Tak lama kemudian selang tiga hari, datanglah saat Arya menerima paket dari kedua orang tuanya berupa smartphone, ia senang sekali saat itu, dari senyumnya pancarkan kebahagiaan. Raka pun turut senang meski kadang terbesit rasa iri dalam hatinya. Namun sejak lahirnya smartphone dalam kehidupan Arya, kualitas persahabatan mereka berdua terkelupas hari demi hari, dan minggu demi minggu,  kehidupan Arya berubah, menjadi congkak tak peduli sesama, menjadi cuek dengan keadaan sekitarnya, sampai belajarpun terbengkalai karena smartphone barunya itu. Saat bermain bersama, belajar, bahkan di jalan pun ia tak lepaskan smartphone itu dari genggamannya. Raka merasa sangat marah saat tugas presentasinya tak lagi beres karenanya. Persahabatan mereka melemah dan pertemanan diantara mereka berdua telah merapuh.

Puncak kemarahan Raka sangat terlihat di wajahnya ketika melihat Arya bermain smartphone saat tugas dan kuliah, kemarah itu membuatnya kesal dan marah sehingga tak sengaja memukul Arya dengan satu tangan sebagai peringatannya. Arya ikut emosi dan mendorongnya hingga jatuh, kemudian lari meninggalkannya. Ia melintas menyebrang jalan, dan tak sadarkan saat ada mobil yang melaju kencang hingga menabraknya. Ia terlempar ke atas aspal, smartphone nya rusak, kaki kanannya patah dan ia menderita gangguan kepala.

Saat itu Arya beranggapan bahwa Raka lah adalah asal mula masalah ini tiba, yang telah menyebabkannya luka dan patah kakinya. Meskipun setiap hari Raka mencoba menghiburnya, ia tak mudah memaafkannya, makanan yang selalu dibawa Raka untuknya tak pernah sedikitpun tersentuh oleh mulutnya. Bahkan ia tega mengusir Raka dari kamarnya karena emosi yang menyerangnya. 2 bulan telah berlalu dan kakinya pun tak kunjung pulih, Raka pun bergegas mencoba melihat tagihan rumah sakit pada resepsionis rumah sakit. Ternyata setelah Raka melihat biaya itu, tersentak hatinya melihat angka tujuh dengan enam angka nol di belakangnya.

Sejak saat itu Raka tak lagi meneruskan perkuliahannya dan memilih bekerja demi melengkapi biaya rumah sakit Arya. Ia bekerja lembur dan meminta tambahan shift di perusahaan selep. Ia hanya ingin mengembalikan keadaan sahabatnya yang dikarenakan perbuatannya itu.

Tanggal 10 Juni tepatnya, Raka melunasi semua pembayaran rumah sakit itu, ia menerima nota pembayarannya dan ingin memberitakan kabar baik itu pada sahabatnya. Tapi saat Arya dicarinya di kamar rumah sakit ia pun tak ada, Raka kebingungan dan mencarinya dari kamar satu ke lainnya, hingga  ia temukannya di ujung koridor rumah sakit, Arya telah belajar berjalan secara pelan-pelan. Kedatangan Raka lagi-lagi tak disambut baik dengan Arya, Arya membentak menyuruhnya pergi, dan mendorongnya hingga terjatuh. Kemudian terpaksalah Raka pergi pulang dari hadapannya saat itu.

Arya tetap kesal dan marah padanya. Ketika ia melihat binder Raka yang tertinggal di atas lantai, ia pun memungutnya dan membawanya ke kamar. Ketika ia membuka binder itu, ia teringat kenangan-kenangan indah bersama sahabatnya, sampai ia melihat foto mereka berdua. Tapi hati Arya saat ini hanya dikuasai benci dan dengki. Ia lempar binder Raka ke meja, dan tak sengaja jatuhlah saat itu nota pembayaran rumah sakit yang berjumlah 7 juta tersebut. Hatinya pun tersentak dan teringat semua kebaikan-kebaikan Raka yang selalu ditolaknya, ia merasa bersalah dan ingin menemuinya saat itu juga. Arya membawa tongkatnya dan berusaha berjalan cepat ingin menemukan sahabatnya itu, ia cari dari sudut rumah sakit hingga ujungnya, kamar-per kamar, ruangan-per ruangan, hingga ia sampai ke depan tempat repsepsionis ia terjatuh dari berdirinya, dan membuatnya tak sadarkan diri. Ia dibawa oleh petugas kembali ke kamarnya dan tak sadarkan diri.

Lalu Raka mendengar berita itu dari repsepsionis rumah sakit, ia sangat merasa terpukul dan langsung menuju rumah sakit itu, ia saksikan sahabatnya yang tak sadarkan diri, ia tunggui hingga larut malam dan akhirnya tertidur di sampingnya. Arya pun terbangun tengah malam dan menangis melihat Raka telah berjuang demi dirinya. Raka terbangun karena tangisannya dan kemudian Arya meminta maaf padanya telah berbuat cela kepadanya, mulai saat itu Arya dan Raka kembali selalu bersama selayaknya pasangan sahabat yang solid. Raka pun menemani Arya dalam semua perawatannya, terapinya, pengobatannya dan semua keperluannya pun dicukupinya.

Semakin lama keadaan Arya semakin membaik, sehingga Raka lega melihatnya. Saat tiba tanggal 31 Oktober tepat ulang tahun Raka, ia ingin merayakannya dengan sahabatnya itu, namun saat Raka tiba di kamar Arya, ia kembali tak ditemukannya di kamar biasanya, Raka pun mencari satu demi satu ruangan namun tak kunjung melihat Arya. Hingga pada akhirnya ia melihat Arya telah berdiri sempurna di ujung koridor tempat ia berlatih berjalan, meski ia belum sembuh total tuk berjalan. Senyum mampu terlukiskan pada muka Raka saat itu, dan ia menangis terharu karenanya.


Sebulan kemudian Arya dibolehkan pulang dari rumah sakit itu, Arya pun tak sabar ingin menuntut ilmu bersama sahabatnya seperti dulu. Dan mulai saat itu mereka berjanji akan menempuh impiannya bukan dengan tali persahabatan namun dengan tali persaudaraan.

Apa itu UJIAN?

Ujian, iya itulah kalimat yang sering kita simak dalam rumus kehidupan. Mungkin sering kita ucap, sering kita simak, namun jarang kita maknai dan resapi. Setahu kita dulu, ujian itu hanya untuk syarat naik kelas, naik smester, dan nilai rapor yang baik. Ujian hanya berarti sebatas nilai yang tertulis diatas kertas, hilang bila kita hapus, dan mudah lenyap terkena air yang melintas. Dulu ujian itu mungkin sebatas formalitas naik kelas, sebatas kebiasaan tahunan bagi sekolah SD maupun SMP.


Tapi seandainya semua orang tahu, bahwa ujian itu nyata adanya, tak mudah untuk berlalu, tak hilang oleh waktu, kan terkenang seumur hidupmu. Ujian hidup, ujian iman, ujian taqwa.

Ujian adalah ajang pengukur kesabaran, pengukur ketabahan, dan keimanan. Ia datang disaat yang tak terduga, ia datang saat semuanya baik-baik saja, ia datang saat semua bahagia dengan nasibnya. Namun ketika ia melanda, akan menunjukkan siapa yang kuat dan siapa yang terhina. Mereka yang gagal, akan merasa hina. Dan mereka yang berhasil, pasti jadi juara.

Maka dari itu kawan, sempatkanlah untuk mempersiapkan semuanya untuk ujian yang tiba-tiba. Bekalilah dirimu dengan pedang dan tameng iman dan taqwa. Sehingga kamu kluar dari ujian menenteng gelar juara.