Betapa Pentingnya Muraja’ah…

Murajaah Betapa Pentingnya Muraja’ah… forget…? Sebagai pelajar, mahasiswa dan (terlebih) penuntut ilmu syar’i yang telah banyak...

Rabu, 01 Maret 2017

LOVE

"Cinta itu mungkin tiada hentinya seraya angin dan udara yang selalu ada dalam hembus nafas manusia,namun apadaya jika itu malah menjadikan kita lalai,pupus,ingkar,dan hina,karena cinta itu buta nan nyata wujudnya"

"Ia juga seperti halnya magnet yang didefinisikan dalam 2 kutub, yaitu timur dan barat"
  
Ia tak akan ada bila kedua belah pihak datang dai kutub yang sama, namun Ia akan menjadi abadi melekat bila kedua belah pihak datang dari kutub yang berbeda.

Dua kutub tersebut adalah sifat dan privasi masing2 individu dari kedua belah pihak,apabila sama sama egois misalkan,mereka tak akan hidup rukun nan damai seperti magnet yang saling berjauhan dikarenakan datang dari kutub yang sama.Namun jika mereka dari pihak berbeda,si perempuan sabar dan si laki-laki egois,maka semuanya akan saling melengkapi,saling menjunjung,dan saling mendinginkan bila terdapat masalah dalam hidupnya.


Inilah fakta kehidupan dengan cinta,yang datang sebagai pelengkap, penyabar,pendingin,dan penenang kehidupan.Bukan lagi sebagai hiasan sandiwara kedewasaan,dan panggung akting kedua belah pihak.


"Cintailah seseorang karena merasa surga itu lebih dekat bila hidup dengannya,dan janganlah mencintai seseorang bila hanya sekedar suka dan perasaan nafsu cinta belaka"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar