Betapa Pentingnya Muraja’ah…

Murajaah Betapa Pentingnya Muraja’ah… forget…? Sebagai pelajar, mahasiswa dan (terlebih) penuntut ilmu syar’i yang telah banyak...

Rabu, 01 Maret 2017

Pacarkanlah Kharismatika Diri

Sosok kepribadian manusia yang anggun dan menawan mungkin menjadi daya tarik bagi siapapun  yang berhadapan ataupun hanya melihatnya dari kejauhan. Dengan keanggunan wibawa yang terkesan anteng ataupun tenang dapat teteskan kesan damai dan tentram bagi orang lain. Lalu apa sih maksud dari wibawa? Kita kan simak disini. Wibawa itu berbeda dengan kharisma,wibawa adalah hal yang dapat dipelajari oleh setiap lini manusia meliputi cara bicara,cara bertindak,bahkan cara jalan sekalipun. Dan kharisma adalah karunia Tuhan yang diberikan kepada para makhluknya khususnya manusia yang ada di bumi,seperti halnya kemampuan untuk mengajak orang lain berkerja,berbuat,dan terpengaruh olehnya.




Jadi perbedaan diantara keduanya adalah pada hal yang bisa dipelajari dan tak dapat dipelajari. Namun ada beberapa segi yang harus kita ketahui,bahwa orang yang berwibawa jelas mudah diberikan kharisma oleh Tuhan,dan sebaliknya orang yang tidak berwibawa itu jelas sulit untuk mempunyai kharisma yang emas. Karena itulah siapapun dari kita itu mungkin dan dapat menjadi orang yang berwibawa serta mampu mengajak orang lain kearah tujuan kita.


Orang berwibawa itu dapat dilihat dari cara ia tumbuhkan kedamaian. Sepertihalnya ketika berdebat,mereka tak akan banyak menyangkal,dan mempersilahkan orang lain menyampaikan opininya,dan pada saat orang itu telah puas dengan penyampaiannya barulah ia menebas habis semua opininya dengan cara yang sangat halus,dan meskipun ia menang,ia takkan menikmati kemenangan,bahkan ia menjunjung orang yang kalah seolah-olah orang itu tidak terpatahkan.

Mereka tak banyak bergerak,dan tak akan menganggukkan kepalanya terlalu cepat. Namun sekali mengangguk ia akan menumbuhkan rasa percaya atasan padanya. Langkahnya pun terukur,tidak cepat maupun lamban namun berirama dan santai. Menolehpun seperlunya,badan tak banyak bergerak dan tidak suka berbicara yang kiranya tak terlalu penting bagi nya. Bahkan msuih banyak lagi sifat-sifat yang perlu dipelajari guna tumbuhkan kepribadian berwibawa,dapatkan kharismatik manusiawi serta respon yang tentunya baik dari setiap individu yang lainnya.

Memang tak semua orang suka dengan gaya orang berwibawa,namun sejatinya setiap orang itu meskipun ia tak suka bersifat wibawa namun pasti ia merasa tenang serta suka terhadap orang lain yang berwibawa. Dari wibawa inilah Tuhan anugerahkan kharisma yang akan bentuk "otoritas hidup" setiap manusia, dan melalui otoritas hidup lah kita mampu,bisa,dan berhasil memimpin setiap individual dari manusia,entah itu dikalangan pekerjaan,pergaulan,ataupun soal asmara. 

"Wibawa itu tenang,menjanjikan kedamaian,dan tumbuhkan kepercayaan"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar